<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Docker on akbar.codes</title><link>https://akbar.codes/tags/docker/</link><description>Recent content in Docker on akbar.codes</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>en</language><lastBuildDate>Mon, 24 May 2021 09:49:37 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://akbar.codes/tags/docker/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Penerapan Docker Dalam Deployment</title><link>https://akbar.codes/posts/penerapan-docker-dalam-deployment/</link><pubDate>Mon, 24 May 2021 09:49:37 +0700</pubDate><guid>https://akbar.codes/posts/penerapan-docker-dalam-deployment/</guid><description>Containerization Pada saat melakukan software development, kode yang dibuat oleh developer akan di deploy ke server yang ada. Apakah kita dapat menjamin bahwa hasil pengerjaan akan persis sama pada kondisi perangkat milik developer dan server. Bahkan pada sesama perangkat developer yang memiliki versi yang berbeda dapat terjadi perbedaan dari perilaku program. Untuk menyelesaikan masalah di atas, kita dapat &amp;ldquo;membungkus&amp;rdquo; program yang telah dibuat kedalam kontainer. Kontainer adalah suatu konsep dimana lingkugan dari kode yang berjalan akan distandarisasi agar jalanya program lebih konsisten.</description></item></channel></rss>